Blog EntryKisah Sedih seorang DokterApr 29, '08 2:47 PM
for everyone

Al kisah ada seorang teman laki laki yang pernah bersekolah dengan suami waktu jaman SMP dan SMA.

Sebut saja namanya Amr, Amr datang dari keluarga miskin bahkan bisa dibilang sangat miskin, dia dirawat oleh bibinya yang juga kekurangan. Tidak jarang Amr harus menahan lapar ketika berangkat sekolah. Namun semangatnya yang tinggi mengalahkan rasa laparnya....hari berganti hari, Amr melanjutkan sekolah ke SMP, disitulah Amr bertemu dengan suamiku, hampir tiap hari mereka berbagi makanan bersama, subhanAllah...meski demikian, bisa dibilang Amr sangat cerdas dan pekerja keras, hal ini terbukti dengan prestasi sekolah yang patut bibnya banggakan. Di SMP itu ada sekitar 12 kelas dan masing masing kelas ada sekitar 70 siswa.....diantara ratusan siswa Amr selalu menjadi juara 1, sampai sampai dia diberi kebolehan naik kelas berikutnya hanya dalam waktu 6 bulan, walhasil dalam setahun dia naik kelas 2 kali dan setiap naik kelas dia selalu menjadi TOP STUDENT!

Ketika masuk SMA, hal yang sama juga terjadi, ditengah ikhtiar dan keprihatinan yang harus dia jalani, dia masih bisa menampakkan semangat tinggi, dan akhirnya dalam setiap ujian nasional dia selalu mendapat full mark alias sertus persen! subhanAllah...bisa dibilang prestasinya tidak pernah ternoda.

Melihat prestasi yang sedemikian hebatnya tak heran kalau akhirnya dia diterima di Fakultas Kedokteran.....Hari berganti hari, bulan berganti bulan, akhirnya dia lulus dari kuliahnya yang panjang...tibalah hari bahagia, hari dimana dia ambil Sumpah Dokter. Di hari yang sama, sang bibi yang telah mengorbankan apa saja untuk mengantarkan dia hingga ke jenjang mimpi yang dia idamkan telah menunggu dengan penuh rasa bahagia dan bangga di desa.

Yah...hari itu, Amr naik bus yang mengantarkan dia pulang ke kampung halamannya. Diliputi rasa bahagia, dia duduk di sebelah bapak tua.....hari itu suasana sangat cerah dan panas, hampir hampir matahari membakar kulit bapak tua di sebelahnya. Dengan penuh kebaikan, Amr menawarkan tempat duduknya....dan akhirnya dia rela duduk di bawah terik matahari yang menembus jendela kaca...

Namun tiba tiba......

BRAKKKK!!!! bus bertabrakan!!!

hampir semua penumpang mengalami luka luka dan hanya satu orang yang menjadi korban dan meninggal...dialah AMR!!

innalillahi wainna ilaihi rajiun.

selesai menndegar penuturan kisah itu, hatiku menjadi pilu, takut dan juga resah...SubhanAllah...memang benar bahwa kematian tidak melihat status kita, kepandaian kita, prestasi kita, gelar kita, atau apapun juga.....Ajal telah mengundang Amr dan Allah telah menetapkan kapan, dimana, dalam keadaan apa Amr akan meninggal....

Sepertinya, pindahnya Amr ke tempat duduk bapak tua tadi adalah panggilan Allah untuk mengikuti skenario kedatangan ajal Amr...subhanAllah....dia baru saja selesai sumpah dokter, dia dalam suasana kebahagiaan yang sangat, dia dalam rangka pulang membagi kebahagiaannya dengan sang bibi yang telah mengorbankan segalanya demi pendidikannya. namun semua itu tidak bisa sedetikpun menunda kematiannya.

IBRAH:

Sungguh benar, Kematian adalah hal pasti tapi juga diragukan......maksudnya? meski semua orang di dunia ini, muslim atau non muslim, laki perempuan, kaya miskin, semua tahu dan yakin dengan pasti bahwa setiap orang diantara mereka akan meninggal suatu hari dalam waktu dan keadaan yang tidak pernah bisa di prediksikan. namun herannya, tetap saja banyak manusia (termasuk diriku) sering lupa bahwa maut mengintai kita dari arah mana saja. Kita tahu bahwa kematian adalah pasti tapi tingkah polah dan amal kita kadang tidak menunjukkan akan keyakinan yang kita miliki....itulah maksud dari ungkapanku diatas.

kalaulah kita ingat dan persiapkan, maka kebanyakan yang manusia persiapkan adalah dunia yang dia tinggalkan dan bukan sesuatu yang akan menemani mereka di alam kubur (yakni amal sholeh). banyak yang ribut tentang tanah kuburan mereka, di negeri mana mereka ingin dikubur, untuk siapa saja harta warisannya, berapa harta yang cukup dia tinggalkan untuk anak anak dan keluarganya....subhanAllah...tidakkah kita ingat bahwa semua itu akan meninggalkan kita tepat saat jasad kita melebur dengan tanah!

Rosulullah SAW bersabda: seringlah mengingat penghancur kenikmatan dunia (kematian)

yup! rosulullah menyebut kematian sebagai the destroyer of pleasure! karena the moment we die is the moment when we can't enjoy all we have in this duniya anymore, at the same time that's the end of a chance to collect a good deeds. we can't add or reduce our good deeds, Thats it! thats all you have got.

Kalaulah ada orang yang bilang; "ah nanti aja deh kalau aku sudah tua, aku akan bertaubat, sekarang ini biarkan aku menikmati apa yang ada"

sungguh ini adalah perkataan yang mengumandangkan genderang perang dengan Allah! kenapa? karena dengan berkata seperti itu sama halnya dia bilang: biarkan sekarang ini aku tidak mentaati hukum Allah, nanti saja kalau aku sudah tua dan dekat dengan liang kubur! siapakah kita hingga berani beraninya berperang dan melawan Allah? astaghfirullah!!

karenanya Rosulullah selalu berdoa: "YA ALLAH JADIKAN AMAL TERBAIKKU ADALAH AMAL TERAKHIRKU"

Karena semua orang akan dibangkitkan di hari akhir sesuai dengan keadaan terakhir dia meninggal. therefore mari perbanyak amal baik dan sholeh agar kesempatan untuk meninggal dalam keadaan kita beramal baik menjadi besar. and Also, think that today is your last day to do a good deeds so that you will not only do a good one but the best one!

Reminder untukku dan semua yang bergetar akan sebuah nasihat

London, 29th April 2008 initially it was May....:)

 

 


22 CommentsChronological   Reverse   Threaded
jrdd wrote on Apr 29
Subhanallah!!.. terimakasih banyak buat remindernya.. aku pernah nangis waktu liat film Bambi yg lucu, yg bahagia dg ortunya.. tiba2 jegggeerr.. mama Bambi ditembak pemburu.. mati.. Bambi yg lucu ga punya mama lagi.. :( kalo inget cerita itu, aku jadi inget mau lucu kek, keren, cantik, pinter kek.. tua-muda, kematian datang ga terduga!!
ameeratuljannah wrote on Apr 29
jrdd said
Subhanallah!!.. terimakasih banyak buat remindernya.. aku pernah nangis waktu liat film Bambi yg lucu, yg bahagia dg ortunya.. tiba2 jegggeerr.. mama Bambi ditembak pemburu.. mati.. Bambi yg lucu ga punya mama lagi.. :( kalo inget cerita itu, aku jadi inget mau lucu kek, keren, cantik, pinter kek.. tua-muda, kematian datang ga terduga!!
setuju mba rosa....please remember me in yoru du'a
emarahmah wrote on Apr 29
jazakillah buat reminder-nya Yun..yg begini ini yg sering2 kita perlukan. Semoga kita mati dlm keadaan khusnul khotimah inshAllah, amin ya Allah...
ameeratuljannah wrote on Apr 29
jazakillah buat reminder-nya Yun..yg begini ini yg sering2 kita perlukan. Semoga kita mati dlm keadaan khusnul khotimah inshAllah, amin ya Allah...
barakallah fiki mba ema...iya hari ini suami menuturkan kisah ini dan kemarin pas nyetrika banyak dengerin talk yang berkisah kematian juga :( jadi nyambung deh
ummuisa wrote on Apr 29
Jazakillah my dear friend!i always remember this and im still touched w/ the talk last saturday about jannah, subhanallah! i wish all the muslim realise w/ what they'r doing in this duniya coz some of them just thinkin about pleasure....pleasure...pleasure! there's no good deeds!
ameeratuljannah wrote on Apr 29
ummuisa said
Jazakillah my dear friend!i always remember this and im still touched w/ the talk last saturday about jannah, subhanallah! i wish all the muslim realise w/ what they'r doing in this duniya coz some of them just thinkin about pleasure....pleasure...pleasure! there's no good deeds!
True jas! mashaAllah....it was a good and excelent remember,jazakillah khair for coming and may you gain the fruit from the emotional discussion.
jamback wrote on Apr 29
Terima kasih banyak reminder ini mbak..supaya hanya ngak futur..
yatiebutler wrote on Apr 29
it is indeed true, thanks so much for the reminder sister...ajal maut sememangnya hanya Allah saja yang tahu...
ummumuhammad wrote on Apr 29
Jazakillaah khayr for the reminder. It is very true. Just last nite, I opened my old files and I found the file that my (almh) dearest sister sent me. SubhanAllaah, time passed by. It almost a year since she left us to the next life that we all going to face. It's so fast... It's all so sudden... and I miss her still...
We never know when our 'ajal is going to take our life... and with what kind of preparation that we have? SubhanAllaah... *shame on me*
I just have a thought. Like there are some people who doesn't want to learn about their religion because they think the more they learn the more responsibilities they'll occupied so they decide not to learn more than what they have now. They claim that they have excuse if they step into a mistake. But hey, we all have to learn about our religion so we have a guidelines... *lho kok jadi panjang*
duniaintan wrote on Apr 29
bukannya april masih:)? kok udah may:)
tuti2008 wrote on Apr 29
mbak amee, makasih remindernya..InsyaAllah selalu ada kemudahan dari Allah bagi kita untuk tetap istiqomah dalam meningkatkan amal ibadah kita semata2 hanya karena Allah ya mbak...
dewimarthaindria wrote on Apr 30
mbak.. syukron bwt sharingnya ya ^_^
laxita wrote on May 1
aku inget bapak, hiks
nuraulia wrote on May 29
cerita yang menyentuh.. dan nasehat yang mengena, syukron jzkmlh
ameeratuljannah wrote on May 29
jamback said
Terima kasih banyak reminder ini mbak..supaya hanya ngak futur..
barakallah fiki mba....alhamdulillah jika bermanfaat
ameeratuljannah wrote on May 29
it is indeed true, thanks so much for the reminder sister...ajal maut sememangnya hanya Allah saja yang tahu...
iya mba..makasih juag udah kasih komen....jadi semangat nulis lagi ;)
ameeratuljannah wrote on May 29
Jazakillaah khayr for the reminder. It is very true. Just last nite, I opened my old files and I found the file that my (almh) dearest sister sent me. SubhanAllaah, time passed by. It almost a year since she left us to the next life that we all going to face. It's so fast... It's all so sudden... and I miss her still...
We never know when our 'ajal is going to take our life... and with what kind of preparation that we have? SubhanAllaah... *shame on me*
I just have a thought. Like there are some people who doesn't want to learn about their religion because they think the more they learn the more responsibilities they'll occupied so they decide not to learn more than what they have now. They claim that they have excuse if they step into a mistake. But hey, we all have to learn about our religion so we have a guidelines... *lho kok jadi panjang*
makin panjang aku mah makin seneng mbakyu..iya bener emang....alasan klasik makin tahu makin di tanya Allah..justru sebenarnya ini delusion for them...karena Allah malah makin bertanya..kenapa gak mencari tahu :)....
ameeratuljannah wrote on May 29
mbak.. syukron bwt sharingnya ya ^_^
la syukran lil wajib ya ukhti :)
ameeratuljannah wrote on May 29
bukannya april masih:)? kok udah may:)
hehe..iya sis...makasih yah...saking senengnya nunggu mei
ameeratuljannah wrote on May 29
mbak amee, makasih remindernya..InsyaAllah selalu ada kemudahan dari Allah bagi kita untuk tetap istiqomah dalam meningkatkan amal ibadah kita semata2 hanya karena Allah ya mbak...
amin ya Allah..doakan saya yah mba....inshaAllah doa muslim yang lain maqbul
ameeratuljannah wrote on May 29
laxita said
aku inget bapak, hiks
bapak dimana sis? masih ada kah?
ameeratuljannah wrote on May 29
cerita yang menyentuh.. dan nasehat yang mengena, syukron jzkmlh
barakallah fiki ukhti.....makasih udah mampir dan baca
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help